Bagi Anda yang menyenangi aliran musik klasik atau kerap disebut orkestra tentunya saat ini gak asing dengan sebuah gedung seni di kota Jakarta, bernama Aula Simfonia Jakarta (ASJ).

Tahukah Anda, keberadaan gedung ASJ ini mendapat banyak pujian oleh para ahli sekaligus orang-orang besar di bidang musik lainnya.

Sebagaimana layaknya gedung konser untuk orkestra, Aula Simfonia Jakarta ini tidak memiliki speaker maupun segala macam pengeras suara yang lain selama berlangsungnya musik orkestra.

Selain itu, untuk desain dan tata ruangan di dalam gedung ASJ sangat teliti dibuat sehingga para pemirsa yang ingin menikmati pertunjukan bisa mendengarkan secara maksimal.

Bahkan, dari beberapa ahli musik yang sudah pernah hadir dan ikut acara di gedung Aula Simfonia Hall ini mengatakan bahwa ASJ tersebut lebih bagus dari hal kualitas suara yang bisa didengarkan ketimbang beberapa Concert Hall lain di China, Jepang, Berlin, Korea, Hongkong dan Singapura.

Nah, dalam kesempatan ini saya ingin berbagi dalam tulisan sederhana mengenai beberapa informasi dan keunikan yang mungkin belum Anda tahu tentang gedung ASJ.

Biaya Pembangunannya “Murah”

Dari beberapa sumber yang didapatkan didapatkan informasi bahwa seluruh biaya untuk membangun gedung Aula Simfonia Jakarta ini hanya menelan $11 juta saja.

Hal tersebut bisa dibandingkan jika ditambah memakai arsitek yang profesional untuk mendesainnya bisa bertambah bengkak sekitar $10-11 juta.

Untunglah, tidak sampai seperti itu karena sang pendesain adalah seorang hamba Allah pelayan manusia yang mendesainnya sendiri.

Jika dibandingkan dengan Singapura yang pada tahun 2002 membangun Esplanade Concert Hall, dimana total keseluruhan habis $339 juta, yang untuk pembangunan gedungnya habis $68 juta.

Jika memang biaya yang digelontorkan untuk membangun ASJ hanya $11 juta maka gak heran kan jika dibilang murah.

Efisiensi Penempatan Bangku Penonton

Perihal lainnya mengapa bangunan Aula Simfonia Jakarta ini begitu layak untuk dibaggakan adalah mengenai efisiensi dalam penempatan bangku bagi para penontonnya.

Coba bayangkan, prosentase penonton yang bisa melihat sampai jelas semua seniman yang sedang bermain di panggung pentas bisa hingga 97%, dan dari jumlah tersebut 70% diantaranya dapat melihat secara jelas.

100% Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa arsitek sekaligus tokoh yang membangun ASJ ini merupakan seorang hamba Allah pelayan manusia.

Namun demikian bukan berarti gedung ini milik dari Gereja Reformed Injili Indonesia bukan pula milik dari orang-orang Kristen, lebih tepatnya adalah milik seluruh bangsa Indonesia.

Diharapkan dengan adanya Aula untuk konser orkestra ini bangsa Indonesia pada umumnya bisa merasa bangga telah memiliki music hall yang gak kalah keren dengan kepunyaan negara lain.

Didukung oleh keindahan akustik dan desain arsitekturnya yang demikian unik serta indah akan menjadikan ASJ sebagai salah satu ikon musik di dunia. Setuju?

Memiliki Pipe Organ Terbaik

Pipe organ yang memiliki makna sebagai organ pipa merupakan salah satu jenis alat musik tertua di dunia dan terkenal akan keindahan suara yang dihasilkannya.

Aula Simfonia Jakarta ini memiliki organ pipa yang diproduksi lansung oleh Cassavant Frères pada tahun 1962 yang terdiri atas 3217 pipa serta memiliki berat total 10 ton lebih.

Sebagai info, beberapa bagian dari pipe organ tersebut dipakai untuk hiasan utama pada dinding bagian belakang pentas music hall ASJ.

Dibuat Seorang Pendeta

Dari tadi diatas telah disebutkan bahwa yang mengaristeki, merencankan dari masa pembangunan hingga pemeliharaan ini merupakan peran besar dari seorang hamba Allah gereja yang ternyata seorang pendeta bernama Stephen Tong.

Sebagai seorang pendeta yang tidak pernah sekolah di luar negeri bahkan tidak pernah mengenyam bidang musik serta arsitektur, hasil karyanya ini tentu saja patut diacungi jempol.

Di sela perannya sebagai seorang pendeta, beliau sudah cukup banyak melakukan penyebaran injil ke banyak negara selama lebih dari 50 tahun. Bisa jadi dari pengalaman tersebut Pendeta Stephen Tong memiliki banyak wacana terutama dalam mewujudkan music hall bernama ASJ.

Itulah tadi beberapa hal mengenai keunikan dan informasi tentang Aula Simfonia Jakarta, jika Anda sudah mulai tertarik untuk menikmati keindahan gedung ini, jangan lupa untuk datang ketika ada event. Bisa cek disini, http://aulasimfoniajakarta.com/events.